slot qris
BIVESTEkonomiGenerasi MudaINFO PUBLIKInvestasiklim UsahaPenentuPertumbuhanU T A M A

UMKM: Iklim Bisnis, Generasi Muda, dan Investasi sebagai Kunci Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Sektor swasta, dengan UMKM sebagai lini terdepan, memiliki peran krusial dalam merangsang pertumbuhan ekonomi nasional, menurut pemikiran Robby Hablil Huda, salah satu pengusaha UMKM. Faktor-faktor seperti investasi, produksi, dan inovasi yang dilakukan oleh pelaku usaha menjadi dasar pertumbuhan ekonomi yang tidak dapat diabaikan.

Iklim Usaha yang Kondusif

Robby Hablil Huda mendorong pembentukan iklim usaha yang mendukung, yang mencakup penyederhanaan regulasi, kemudahan dalam perizinan, serta akses ke pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Penguatan Sektor UMKM

Sektor UMKM, yang telah menjadi penopang utama ekonomi Indonesia, juga perlu diberdayakan, menurutnya. Dengan jumlah yang luar biasa besar, UMKM memiliki potensi besar untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan memperluas basis ekonomi nasional. Selain itu, sektor ekonomi digital, industri kreatif, dan pengembangan industri berbasis teknologi dinilai sebagai peluang besar yang dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Robby Hablil Huda menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha. “Jika regulasi mendukung dan ekosistem bisnis semakin sehat, maka sektor swasta akan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam sebuah seminar nasional dengan tema “Navigasi Arah Ekonomi Indonesia 2026: Resiliensi, Peluang, dan Tantangan Menuju Pertumbuhan 8%”.

Peranan Generasi Muda dalam Ekonomi

Ibnul Mu’ad, Ketua Bidang Ekonomi & Kewirausahaan Jaringan Santri Nusantara, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun kekuatan ekonomi bangsa. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha baru untuk memperkuat struktur ekonomi nasional. Keberadaan pengusaha muda tidak hanya berperan dalam menciptakan inovasi, tetapi juga dalam membuka lapangan pekerjaan serta memperluas sektor-sektor ekonomi baru yang berbasis kreativitas dan teknologi.

Generasi Pengusaha Baru

Menurut Ibnul Mu’ad, organisasi kepemudaan dan kewirausahaan memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya generasi entrepreneur yang berdaya saing dan mampu menghadapi tantangan global. “Jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, maka kita harus memperbanyak jumlah pengusaha. Negara maju biasanya memiliki persentase pengusaha yang tinggi dalam struktur ekonominya,” ujarnya.

Potensi Generasi Muda

Generasi muda Indonesia memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi masa depan, terutama di era transformasi digital yang membuka berbagai peluang usaha baru. Perkembangan teknologi dinilai telah menciptakan ruang ekonomi yang lebih luas bagi anak muda untuk berinovasi dan menciptakan model bisnis kreatif yang adaptif terhadap perubahan zaman. Menurutnya, ekosistem kewirausahaan di Indonesia perlu terus diperkuat melalui dukungan pendidikan kewirausahaan, akses permodalan, serta pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha muda.

Resiliensi Ekonomi Nasional

Ach. Barocky Zaimina, Pengamat ekonomi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, menekankan pentingnya memperkuat resiliensi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang semakin kompleks. Ia menjelaskan bahwa perekonomian dunia saat ini masih dibayangi berbagai tantangan, mulai dari konflik geopolitik, fluktuasi harga energi dan pangan, hingga perubahan rantai pasok global. Menurutnya, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang relatif kuat, ditopang oleh pasar domestik yang besar, kekayaan sumber daya alam, serta bonus demografi yang dapat menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi.

Strategi Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Namun, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, diperlukan langkah strategis yang terukur, seperti peningkatan produktivitas sektor industri, penguatan hilirisasi sumber daya alam, serta percepatan transformasi digital. “Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih tinggi, tetapi hal itu harus diiringi dengan kebijakan yang konsisten, penguatan investasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Ach. Barocky Zaimina.

Stabilitas Politik dan Kepastian Regulasi

Stabilitas politik dan kepastian regulasi menjadi faktor penting yang akan menentukan tingkat kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. “Stabilitas politik yang terjaga serta regulasi yang jelas dan tidak berubah-ubah akan memberikan sinyal positif bagi investor. Ketika kepastian hukum dan kebijakan ekonomi terjamin, maka arus investasi akan lebih mudah masuk dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Ach. Barocky Zaimina.

Back to top button