Sistem Kelistrikan Nasional Siap Dukung Kebutuhan Energi Jelang Idulfitri 1447 H

Jelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya untuk mempersiapkan sistem kelistrikan nasional yang handal dan efisien. Dalam pernyataannya, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan hasil dari pemantauan mendalam terhadap beberapa pembangkit strategis, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon di Banten, yang telah dilakukan pada tanggal 16 Maret 2023.
Proyeksi Beban Puncak Energi
Darmawan menjelaskan bahwa secara keseluruhan, PLN memprediksi bahwa beban puncak kelistrikan selama periode Idulfitri tahun ini akan mencapai 35.017 megawatt (MW). Dengan kapasitas pasokan daya yang mencapai 51.967 MW, PLN masih memiliki cadangan daya yang mencukupi sebesar 16.950 MW, memastikan sistem kelistrikan nasional tetap dalam kondisi aman.
Kesiapan Sistem Kelistrikan
Menurut Darmawan, PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM. Kesiapan ini dicapai melalui serangkaian asesmen yang ketat, dimulai dari sisi hulu seperti pembangkitan energi hingga ke sisi hilir yang mencakup jaringan distribusi ke pelanggan.
Pemeliharaan dan Pasokan Energi
“Kami telah memastikan bahwa pasokan energi primer nasional dalam keadaan aman, mencakup batu bara, gas, dan bahan bakar minyak. Selain itu, pemeliharaan terhadap sistem transmisi dan gardu induk juga telah diselesaikan sebelum memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri,” ujar Darmawan.
Personel Siaga di Seluruh Indonesia
PLN juga telah menyiapkan 72.053 personel yang akan bertugas di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode Ramadan dan Idulfitri. Mobilitas para petugas ini didukung oleh 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit motor operasional untuk memastikan respons cepat dalam menghadapi kemungkinan gangguan kelistrikan.
- 72.053 personel siaga
- 3.700 posko siaga
- 4.901 unit mobil operasional
- 4.594 unit motor operasional
- Cadangan daya 16.950 MW
Keamanan dan Pengamanan Sistem Kelistrikan
Darmawan juga menegaskan bahwa petugas PLN berkomitmen untuk menjaga kestabilan pasokan listrik di lapangan. Pengamanan berlapis telah diterapkan di lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seperti tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit.
Peralatan Pendukung Operasional
Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN telah menyiapkan berbagai peralatan penting seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), dan 429 unit truk crane yang siap digunakan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasokan listrik yang andal dapat terus terjaga untuk masyarakat.
Kondisi Sistem Kelistrikan yang Aman
“Dengan cadangan daya yang mencukupi, sistem kelistrikan nasional berada dalam keadaan aman. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk menikmati momen berkumpul dan melaksanakan ibadah selama bulan Ramadan serta merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambah Darmawan.
Sistem Kelistrikan Jawa-Madura-Bali
Khusus untuk sistem kelistrikan di kawasan Jawa, Madura, dan Bali (Jamali), PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW. Dengan demikian, sistem ini tetap dalam kondisi aman dengan cadangan daya sekitar 11.044 MW.
Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Cilegon
Dalam kunjungannya, Darmawan juga meninjau PLTGU Cilegon yang merupakan salah satu pembangkit strategis dalam mendukung sistem kelistrikan di wilayah Jamali. Pembangkit ini, yang dioperasikan oleh subholding PLN Indonesia Power, memiliki kapasitas terpasang 740 MW, terdiri dari dua unit turbin gas masing-masing 240 MW dan satu unit turbin uap 260 MW.
Peran Penting PLTGU Cilegon
PLTGU Cilegon berperan penting dalam menjamin keandalan subsistem 150 kilovolt (kV) Cilegon, yang memenuhi kebutuhan listrik untuk kawasan industri dan masyarakat di Banten, serta terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa-Bali.
Komitmen PLN Indonesia Power
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memastikan semua unit pembangkit beroperasi dalam kondisi optimal guna mendukung keandalan sistem selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Monitoring dan Siaga Personel
“Semua unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima dan siap mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri,” tutup Bernardus.


