slot qris slot depo 10k
Laporan KhususMEDAN

Wali Kota Rico Tambah 10 Ribu Kuota Penerima PKH untuk Lansia dan Disabilitas di Medan Makmur

Dalam upaya untuk memastikan bahwa tidak ada warga Medan yang terabaikan, terutama lansia dan penyandang disabilitas, Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, telah mengambil langkah signifikan dengan menambah kuota program Penerima Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur. Penambahan ini mencapai 10.000 calon penerima manfaat, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat jaringan pengaman sosial bagi masyarakat yang kurang mampu.

Peningkatan Kuota PKH Medan Makmur

Dalam rapat yang dipimpin oleh Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, yang berlangsung di Balai Kota, keputusan ini ditegaskan sebagai langkah penting untuk meningkatkan dukungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Rapat tersebut diadakan pada Rabu, 2 September 2026, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah daerah.

Erfin Fahrurrazi, yang mewakili Wali Kota Medan, menjelaskan bahwa program PKH Medan Makmur memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, pemerintah berkomitmen untuk menambah kuota penerima PKH sebanyak 10.000 orang. Langkah ini menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

Pentingnya Program PKH

Program PKH Medan Makmur diharapkan dapat memberikan bantuan yang signifikan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Bantuan ini tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar mereka. Dalam konteks ini, Erfin menekankan pentingnya penyaluran bantuan sosial yang efektif dan tepat sasaran.

  • Program PKH dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu.
  • Penambahan kuota ini akan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
  • Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
  • Komitmen pemerintah terhadap kelompok rentan sangat jelas dalam kebijakan ini.
  • Pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Erfin Fahrurrazi juga mengungkapkan bahwa Wali Kota telah meminta agar proses penyaluran bantuan sosial ini dilakukan dengan sebaik-baiknya. Hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan dapat memberikan dampak yang maksimal bagi penerima manfaat. Pj Sekda menekankan bahwa keahlian dalam berkomunikasi dengan masyarakat sangat diperlukan untuk mendata dengan baik setiap calon penerima PKH.

Peran Camat dan Lurah dalam Pendataan

Dalam konteks pendataan, Erfin meminta agar para Camat dan Lurah di setiap wilayah berperan aktif dalam mengumpulkan dan mendata masyarakat yang membutuhkan. Pendataan yang akurat adalah langkah awal untuk memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan dengan tepat.

“Keikhlasan para Camat dan Lurah sangat penting dalam merangkul warga dan mendengarkan kendala yang dihadapi oleh mereka. Dengan cara ini, proses pendataan untuk bantuan sosial dapat berjalan dengan lancar,” tegas Erfin. Hal ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif dari jajaran pemerintah di tingkat kelurahan sangat diperlukan dalam upaya ini.

Anggaran dan Penyaluran Bantuan

Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, menginformasikan bahwa Pemko Medan telah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp 24 miliar untuk mendukung penyaluran bantuan bagi 10.000 penerima baru program PKH Medan Makmur. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 200.000 per bulan, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Perbedaan signifikan dari tahap pertama program PKH Medan Makmur adalah metode penyaluran yang kini dialihkan dari rekening Bank Sumut ke PT. Pos Indonesia. Kebijakan ini diambil untuk mempercepat proses administrasi dan penyaluran, mengingat tenggat waktu yang singkat untuk alokasi anggaran P-APBD, yang hanya mencakup waktu tiga bulan.

Pemilihan Metode Penyaluran yang Efektif

Dengan penyaluran melalui PT Pos, diharapkan proses pembayaran bantuan dapat berlangsung lebih cepat. “Kami berharap dengan menggunakan PT Pos, penyaluran bantuan akan lebih efisien dan cepat, terutama mengingat batas waktu yang kita hadapi,” ungkap Khoiruddin Rangkuti. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa bantuan dapat diterima oleh masyarakat tepat waktu.

  • Penyaluran melalui PT Pos diharapkan lebih cepat dan efisien.
  • Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai untuk kemudahan akses.
  • Pemko Medan berkomitmen untuk mempercepat proses bantuan.
  • Waktu tenggat alokasi anggaran yang singkat menjadi tantangan bagi pemerintah.
  • Pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan sosial.

Pemko Medan sebelumnya juga telah melaksanakan pendataan untuk tahap pertama PKH Medan Makmur, yang mencakup 9.300 orang. Proses pembukaan rekening di Bank Sumut hampir selesai, dengan hanya tersisa 150 rekening yang masih dalam proses akhir. Hal ini menunjukkan upaya pemerintah dalam memastikan setiap penerima manfaat mendapatkan akses yang diperlukan.

Secara keseluruhan, penambahan kuota penerima PKH Medan Makmur ini merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen Pemko Medan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas. Melalui program ini, diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi yang mereka hadapi sehari-hari, serta memberikan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Related Articles

Back to top button