Site icon Mitranet.co.id

Zulmaeta Dorong PPPK Payakumbuh Fokus pada Kinerja dan Pelayanan Publik yang Optimal

Pada era modern ini, pelayanan publik yang optimal menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah daerah, termasuk di Kota Payakumbuh. Dalam konteks ini, Wali Kota Zulmaeta menekankan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tidak sekadar terpaku pada rutinitas, tetapi lebih kepada hasil nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Dengan semangat ini, Zulmaeta mengajak seluruh PPPK untuk berfokus pada kinerja yang berdampak positif bagi pelayanan publik.

Pentingnya Kinerja dalam Pelayanan Publik

Dalam sambutannya pada acara Orientasi Klasikal PPPK Kota Payakumbuh Tahun 2026 Angkatan II, Zulmaeta menegaskan bahwa keberadaan ASN di lingkungan pemerintah tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, melainkan dari kontribusi yang diberikan kepada masyarakat. “Sebagai ASN, kehadiran fisik saja tidak cukup; setiap tugas harus membawa dampak positif,” jelasnya. Orientasi ini menjadi langkah awal bagi PPPK untuk memahami betul peran dan tanggung jawab mereka.

Orientasi yang Membangun Pemahaman

Orientasi yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 124 PPPK dari berbagai disiplin ilmu, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan teknisi. Tujuan utama dari orientasi ini adalah untuk membekali para peserta dengan pengetahuan mengenai nilai-nilai, tugas, fungsi, serta etika sebagai aparatur sipil negara. Dengan pemahaman yang kuat, diharapkan mereka dapat beradaptasi dengan lingkungan birokrasi dan menjalankan tanggung jawab pelayanan publik dengan baik.

Dasar Nilai dan Etika ASN

Zulmaeta menekankan pentingnya nilai dan etika dalam menjalankan tugas sebagai ASN. “Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas, bukan kepentingan pribadi,” tegasnya. Hal ini menunjukkan bahwa PPPK harus mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.

Menjadi Pelayan yang Siap Tanggap

Pentingnya kesiapsiagaan dalam pelayanan publik sangat ditekankan oleh Zulmaeta. ASN diharapkan dapat hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam situasi darurat. “Tanggung jawab kita adalah melayani tanpa mengeluh, dalam kondisi apapun,” ungkapnya. Ini menunjukkan bahwa pelayanan publik memerlukan komitmen dan dedikasi yang tinggi dari setiap ASN.

Kedisiplinan sebagai Landasan Akuntabilitas

Zulmaeta juga mengingatkan para PPPK tentang pentingnya disiplin dalam menjalankan tugas. Jam kerja di Pemerintah Kota Payakumbuh dimulai dari pukul 07.30 hingga 16.00, dengan waktu istirahat yang telah ditentukan. “Disiplin waktu kerja adalah bagian dari tanggung jawab kita. Selama delapan jam kerja, kita perlu memastikan bahwa setiap menit digunakan untuk memberikan pelayanan yang optimal,” katanya.

Perbedaan Antara Kerja dan Kinerja

Lebih lanjut, Zulmaeta membedakan antara kerja dan kinerja. Kerja diartikan sebagai aktivitas yang dilakukan, sedangkan kinerja mencerminkan hasil yang dicapai dari aktivitas tersebut. “Jangan pernah merasa sudah berkinerja hanya karena Anda telah bekerja. Yang kami lihat adalah hasil akhir dari setiap usaha,” tegasnya, menekankan bahwa kualitas hasil lebih penting daripada kuantitas kerja.

Membangun Kepedulian Sosial

Selain fokus pada pelayanan dan hasil kerja, Zulmaeta juga mendorong PPPK untuk aktif dalam kegiatan sosial seperti zakat, infak, dan sedekah. “Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap sesama, sesuai dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya. Keterlibatan dalam kegiatan sosial ini diharapkan dapat membangun ikatan yang lebih kuat antara ASN dan masyarakat.

Loyalitas dan Peningkatan Kompetensi

Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta juga mengingatkan pentingnya loyalitas kepada negara dan institusi. Ia mendorong PPPK untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pengembangan. “Jadilah ASN yang setia, disiplin, dan selalu siap melayani. Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari seberapa lama kita bekerja, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya, menegaskan pentingnya dedikasi dalam menjalankan tugas.

Pembekalan Melalui Pelatihan Daring

Selama orientasi, para peserta juga mendapatkan materi mengenai fungsi dan tugas ASN melalui platform pembelajaran daring, yakni Massive Open Online Course (MOOC). Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang nilai dan etika di lingkungan pemerintahan.

Harapan untuk PPPK di Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap bahwa pembekalan yang diberikan dapat memperkuat kapasitas para PPPK dalam menjalankan tugas secara profesional. “Kami ingin PPPK dapat berintegritas dan berorientasi pada hasil pelayanan publik yang optimal,” ungkap Zulmaeta, menandaskan bahwa peran PPPK sangat vital dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dengan berbagai penekanan dan harapan yang disampaikan oleh Zulmaeta, diharapkan PPPK di Kota Payakumbuh tidak hanya menjadi pelaksana tugas, tetapi juga menjadi inovator dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan fokus pada kinerja dan pelayanan publik, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif antara pemerintah dan masyarakat.

Exit mobile version