Pendidikan berkualitas menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan daerah, terutama di era globalisasi yang menuntut peningkatan daya saing sumber daya manusia. Dalam konteks ini, Pemerintah Kabupaten Pati dari Jawa Tengah melakukan kunjungan kerja ke Lombok Timur pada tanggal 28 Oktober. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menggali informasi lebih dalam mengenai sistem pendidikan berkualitas yang diterapkan di Lombok Timur, sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerahnya sendiri.
Rangkaian Kunjungan dan Pertemuan
Rombongan Pemkab Pati diterima langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang didampingi oleh Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya serta Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Bupati dan dipenuhi dengan diskusi mengenai berbagai program pendidikan yang telah dilaksanakan Lombok Timur. Bupati memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi daerah mulai dari pengelolaan pajak, pariwisata, hingga sektor infrastruktur.
Pemaparan Program dan Potensi Daerah
Bupati Lombok Timur memaparkan berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk mendorong pengembangan pendidikan. Dengan lebih dari 236.000 peserta didik yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Lombok Timur telah melakukan sejumlah program peningkatan mutu pendidikan yang mencakup:
- Sosialisasi dan advokasi kebijakan PAUD.
- Penyelenggaraan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) untuk PAUD.
- Pelatihan dan penguatan digitalisasi pembelajaran.
- Pembentukan komunitas belajar di tingkat kabupaten dan kecamatan.
- Penerapan praktik baik antar sekolah melalui pendidikan dan pelatihan.
Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dan komitmen dari pemerintah daerah untuk membangun pendidikan yang lebih baik hingga ke tingkat desa.
Revitalisasi Pendidikan di Lombok Timur
Dalam upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Lombok Timur juga memiliki program revitalisasi satuan pendidikan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2026. Program ini mencakup revitalisasi 235 lembaga pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP, dengan total anggaran sekitar Rp127 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga berinvestasi melalui APBD dan dukungan dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang mencapai Rp16 miliar, serta pokok pikiran (pokir) DPRD senilai Rp18 miliar yang mencakup 132 paket revitalisasi.
Komitmen Pimpinan Daerah
Komitmen terhadap pendidikan berkualitas menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Lombok Timur berupaya menyukseskan program revitalisasi ini dengan memanfaatkan hubungan baik dengan kementerian, berkolaborasi dengan Komisi X DPR RI dan DPD, serta mendapatkan dukungan dari DPRD setempat dan pihak CSR seperti Happy Hearts Australia.
Peningkatan Prestasi Pendidikan
Untuk meningkatkan prestasi siswa, Lombok Timur juga meluncurkan beberapa program pembinaan yang fokus pada minat dan bakat. Beberapa langkah yang diambil meliputi:
- Optimalisasi program pembinaan minat bakat siswa.
- Penerapan kalender kompetisi tahun 2026.
- Penyediaan ruang kompetisi secara mandiri dan kolaboratif.
- Pemberian reward dari anggaran Dinas Pendidikan dan BAZNAS.
- Kerjasama dengan berbagai mitra, termasuk NGO dan universitas.
Melalui langkah-langkah ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap dapat mencapai peningkatan yang signifikan dalam kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Isu Kekerasan dalam Pendidikan
Bupati Lombok Timur juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani isu kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren. Ia menekankan bahwa masalah kekerasan seksual dan kekerasan terhadap anak tidak terbatas pada lembaga pendidikan tertentu, melainkan merupakan isu yang harus diperhatikan di semua lembaga pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk mengimplementasikan panduan yang jelas serta menyediakan lembar laporan dalam buku panduan lembaga pendidikan.
Beasiswa untuk Tenaga Kesehatan
Pemerintah daerah juga aktif dalam memberikan beasiswa, dengan fokus saat ini pada tenaga kesehatan, seperti dokter spesialis. Ini menunjukkan perhatian yang besar terhadap pengembangan sumber daya manusia dalam bidang kesehatan, yang juga berkontribusi pada peningkatan kualitas umum pendidikan di daerah tersebut.
Respon dari Rombongan Pemkab Pati
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengungkapkan apresiasi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam sektor pendidikan. Ia mencatat bahwa banyak inisiatif yang belum diterapkan di Kabupaten Pati dan merasa mendapatkan banyak wawasan dari kunjungan ini, terutama mengenai penyertaan modal untuk infrastruktur pendidikan.
Anggota Rombongan
Rombongan Pemkab Pati yang ikut dalam kunjungan ini terdiri dari Ketua Komisi D DPRD Pati, anggota DPRD, serta Kepala Dinas Pendidikan dan sejumlah kepala bidang terkait. Kunjungan ini adalah langkah strategis untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam membangun sistem pendidikan berkualitas.
Kunjungan kerja ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan sistem pendidikan berkualitas yang menjadi harapan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Dengan kerjasama dan komitmen yang kuat, diharapkan pendidikan di seluruh daerah dapat mengalami peningkatan yang signifikan dan berkelanjutan.

