Site icon Mitranet.co.id

FTI 1973 Resmi Dikukuhkan di Langkat, Bambang Tegaskan Kader Pemberani Tanpa Dualisme

Pada tanggal 19 September 2026, sebuah langkah signifikan dalam dunia transportasi di Sumatera Utara terjadi dengan diresmikannya kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Transport Indonesia (FTI) 1973 untuk periode 2026–2031. Acara pengukuhan ini berlangsung di Terminal Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, dan menjadi ajang penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi FTI 1973 di wilayah tersebut. Dengan semangat yang tinggi, Ketua DPP FTI 1973 Sumut, Bambang, SH, menekankan pentingnya kesatuan dalam kepengurusan untuk menanggulangi isu dualisme yang sering mengganggu organisasi serupa.

Momentum Pengukuhan FTI 1973

Pengukuhan kepengurusan ini bukan hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah momen strategis untuk menegaskan komitmen FTI 1973 dalam memperluas jaringan di sektor transportasi. Dalam pidatonya, Bambang menegaskan bahwa FTI 1973 berkomitmen untuk terus berkembang tanpa adanya dualisme yang sering menjadi penghalang bagi organisasi lainnya. Ia menyatakan, “FTI tidak ada dualisme dalam pengurusan. Kita akan besarkan FTI di Sumatera Utara.” Pernyataan ini mencerminkan tekad untuk menjadikan FTI 1973 sebagai kekuatan utama dalam sektor transportasi di daerah tersebut.

Langkah Menuju Konsolidasi

Salah satu langkah strategis yang diambil oleh FTI 1973 adalah membuka pintu bagi anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) untuk bergabung. Bambang mengungkapkan bahwa keanggotaan baru akan dirangkul dengan baik dan akan diberikan legalitas kepengurusan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Bagi anggota FKPPI yang ada di kabupaten/kota di Sumatera Utara, yang mau bergabung ke FTI, kita akan keluarkan SK-nya,” tambahnya. Ini adalah langkah yang menunjukkan inklusivitas dan keberanian untuk memperluas jaringan dalam organisasi.

Pengesahan Kepengurusan Resmi

Pengesahan kepengurusan yang baru ini tercantum dalam Surat Keputusan DPP FTI 1973 dengan nomor SK 016/ORGANISASI/DPP/FTI 1973/VI/2026. Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa setiap kegiatan organisasi dapat berjalan sesuai dengan harapan dan kebutuhan sektor transportasi. Pengesahan ini juga merujuk pada hasil rapat DPD FTI 1973 yang diadakan pada tanggal 14 Juli 2026, serta permohonan resmi untuk pengesahan susunan kepengurusan baru.

Dasar Hukum Pengesahan

Dalam surat keputusan tersebut, terdapat sejumlah dasar hukum yang mendukung pengesahan kepengurusan. Beberapa di antaranya adalah:

Keputusan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 Agustus 2026, yang menandakan keseriusan DPP FTI 1973 dalam menjalankan roda organisasi.

Peran Aktif FTI 1973 ke Depan

Dengan diresmikannya kepengurusan untuk periode 2026–2031, FTI 1973 diharapkan dapat semakin aktif dalam menjalankan konsolidasi organisasi. Bambang menekankan pentingnya peran para pekerja dan pelaku sektor transportasi untuk berkontribusi dalam memperkuat organisasi. “Kita akan melakukan penguatan dengan cara konsolidasi dan perekrutan anggota di berbagai daerah di Sumatera Utara,” ujarnya. Ini menunjukkan visi besar untuk memperkuat keberadaan FTI 1973 di tingkat lokal, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi di wilayah tersebut.

Perekrutan Anggota yang Berani

Salah satu fokus utama dari kepengurusan yang baru adalah perekrutan anggota yang berani dan siap berkontribusi dalam organisasi. Bambang mengajak semua pihak untuk tidak takut bergabung dan berpartisipasi aktif. “Kita kader pemberani, jangan belajar jadi penakut. Yang mau bergabung pasti kita rangkul,” tegasnya. Dengan semangat ini, diharapkan FTI 1973 dapat menarik minat banyak individu yang peduli terhadap perkembangan sektor transportasi.

Strategi Pengembangan Jaringan

FTI 1973 juga memiliki rencana untuk memperluas jaringan organisasi di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memastikan bahwa setiap daerah memiliki akses yang memadai terhadap sumber daya dan dukungan dari organisasi. Dengan adanya pengurus di setiap wilayah, FTI 1973 berharap dapat lebih responsif terhadap kebutuhan anggota dan tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing.

Membangun Sinergi dengan Stakeholder

Untuk mencapai tujuan tersebut, FTI 1973 berencana membangun sinergi yang kuat dengan berbagai stakeholder di sektor transportasi. Kerjasama ini tidak hanya akan memperkuat posisi FTI 1973, tetapi juga memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya. Beberapa langkah yang akan diambil meliputi:

Dengan langkah-langkah ini, FTI 1973 bertekad untuk menjadi organisasi yang tidak hanya fokus pada kepentingan anggotanya, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sektor transportasi secara keseluruhan.

Komitmen Terhadap Kualitas Layanan

Selain memperkuat organisasi, FTI 1973 juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan adanya organisasi yang kuat, diharapkan akan ada peningkatan dalam aspek keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Bambang menegaskan bahwa keberadaan FTI 1973 akan menjadi jaminan bahwa isu-isu yang berkaitan dengan transportasi akan ditangani dengan serius.

Inovasi dalam Sektor Transportasi

FTI 1973 menyadari bahwa inovasi adalah kunci untuk menjaga relevansi dalam industri transportasi yang terus berkembang. Oleh karena itu, program-program inovatif akan diperkenalkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan. Beberapa inisiatif yang dapat diharapkan meliputi:

Melalui inovasi ini, FTI 1973 berharap dapat menciptakan ekosistem transportasi yang lebih baik dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Kesimpulan yang Menginspirasi

Dengan pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031, FTI 1973 menunjukkan tekad yang kuat untuk menjadi kekuatan yang tidak hanya menguntungkan anggotanya, tetapi juga masyarakat luas. Melalui konsolidasi, perekrutan anggota, dan pengembangan jaringan, FTI 1973 berkomitmen untuk berkontribusi pada kemajuan sektor transportasi di Sumatera Utara. Dengan semangat pemberani dan inovatif, FTI 1973 siap menghadapi tantangan yang ada dan membawa perubahan positif dalam dunia transportasi.

Exit mobile version