slot qris
Berita Hari IniKabupaten Jombangkabupaten mojokertoLebaranPeristiwa

ASTRA Tol Jomo Siapkan Infrastruktur Berkualitas untuk 1,14 Juta Kendaraan Mudik Lebaran 2026

Menjelang periode mudik Lebaran 1447 Hijriah, ASTRA Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) siap menghadirkan infrastruktur jalan tol yang berkualitas tinggi. Persiapan ini bertujuan untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan para pemudik menuju kampung halaman mereka. Dengan adanya infrastruktur yang memadai, diharapkan pengalaman mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Prediksi Peningkatan Arus Kendaraan

Pada kesempatan ini, Presiden Direktur ASTRA Tol Jomo, Firdaus Azis, diwakili oleh Udhi, Kepala Departemen Bisnis dan Hubungan, memproyeksikan bahwa sekitar 1,14 juta kendaraan akan melintasi jalan tol Jomo selama Lebaran 2026. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 1,45 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang menunjukkan tren positif dalam pertumbuhan penggunaan infrastruktur jalan tol.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi lonjakan trafik ini. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain adalah memastikan infrastruktur jalan dalam kondisi optimal, mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, serta menyiapkan petugas operasional yang siap membantu,” jelasnya.

Peningkatan Layanan dan Koordinasi

ASTRA Tol Jomo juga menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk dan kepadatan lalu lintas di titik-titik tertentu. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan semua potensi risiko dapat diminimalisir.

Prioritas utama selama masa mudik dan libur Idulfitri 2026 adalah keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Data terbaru menunjukkan tren peningkatan trafik yang signifikan, di mana pada H-6 Lebaran, 15 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi ruas ini mencapai 171 ribu, meningkat 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Strategi Penanganan Lonjakan Trafik

Untuk menghadapi lonjakan arus lalu lintas, ASTRA Tol Jomo telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah melakukan koordinasi rekayasa lalu lintas dengan Polda Jatim III. Selain itu, mereka juga menyediakan 10 unit mobile reader tambahan untuk mempercepat proses transaksi di gerbang tol.

  • Koordinasi rekayasa lalu lintas dengan pihak kepolisian
  • Penyediaan unit mobile reader untuk transaksi cepat
  • Penempatan 200 petugas untuk membantu pemudik
  • Mobil patroli dan rescue yang siap sedia
  • Ambulans dengan perlengkapan medis lengkap

“Kami juga menyiagakan 200 petugas untuk membantu perjalanan para pemudik. Layanan lalu lintas di jalan tol sudah dalam kondisi prima, yang terdiri dari 3 mobil patroli, 1 mobil rescue, 2 ambulans, serta 4 mobil derek,” tambahnya.

Ketersediaan Energi dan Fasilitas Ramah Lingkungan

Selain memastikan kesiapan jalan, ASTRA Tol Jomo juga memberikan perhatian pada ketersediaan energi bagi pemudik. Mereka menyediakan SPBU modular di KM 695 A dan KM 678 B, yang akan beroperasi hingga akhir Maret 2026.

Untuk mendukung mobilitas ramah lingkungan, pemudik yang menggunakan kendaraan listrik dapat memanfaatkan EV Charging Station berkapasitas 120 kW yang tersedia di Rest Area Teras Melati KM 695 A. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penggunaan kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan

ASTRA Tol Jomo berkomitmen untuk memastikan pengguna jalan dapat berkendara dengan tenang dan aman. Tol Jombang-Mojokerto dilengkapi dengan 124 CCTV yang tersebar di jalur tol, rest area, dan gerbang tol. Seluruh perbaikan jalan tol juga akan dihentikan mulai H-10 hingga H+10 Lebaran untuk menghindari gangguan pada arus lalu lintas.

  • 124 CCTV untuk memantau kondisi lalu lintas
  • Perbaikan jalan ditunda selama periode mudik
  • Pos pengamanan dari kepolisian di titik strategis
  • Unit penerangan jalan berfungsi dengan baik
  • Fasilitas umum di rest area untuk kenyamanan pemudik

Selain itu, unit penerangan jalan juga dipastikan dalam kondisi baik, yang berfungsi untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan. Terdapat pos pengamanan dari kepolisian di rest area KM 678A dan KM 678 B, serta di gerbang tol Jombang dan gerbang tol Mojokerto Barat.

Pentingnya Perencanaan Perjalanan

Untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, ASTRA Tol Jomo menghimbau kepada para pengguna jalan agar merencanakan perjalanan dengan baik. Mereka juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah saat berkendara.

Apabila rest area di dalam tol penuh, pengendara dipersilakan untuk keluar di gerbang tol terdekat dan beristirahat di fasilitas umum yang tersedia di sekitar. Sistem tarif telah disusun sedemikian rupa sehingga pengguna jalan dapat melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan denda atau biaya tambahan.

“Kami berharap perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. Dengan semua persiapan ini, ASTRA Tol Jomo berkomitmen untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih baik bagi seluruh pemudik.

Back to top button